Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

12 Grup Muslimat NU Ikuti Seleksi Lomba Paduan Suara Piala PWNU DKI Jakarta Hj. Hizbiyah Rochim

Lomba Hadroh Hari Santri Nasional di Masjid Raya Hasyim Asy’ari di Buka Erwin Aksa anggota DPR RI

Semarak Hari Santri Nasional 2026, LAZISNU Gelar Donor Darah di Masjid Raya Hasyim Asy’ari

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini
suarayogya.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini
suarayogya.id
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Kabar Hangat: Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan
Terkini

Kabar Hangat: Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan

penulisBy penulis14 September 2026 11:37 am003 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tangerang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong anak-anak Tanah Papua untuk memiliki cita-cita besar dan menjadi agen perubahan bagi daerahnya. Pesan tersebut disampaikan Ribka saat melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (11/9/2026).

Di hadapan lebih dari 300 siswa SLH Gunung Moria yang berasal dari Tanah Papua, Ribka membagikan kisah perjalanan hidupnya sebagai anak Papua hingga dapat berkarier di pemerintahan. Ia menceritakan berbagai pengalaman yang dilaluinya, mulai dari menjadi camat, bupati, kepala dinas, hingga dipercaya sebagai Wamendagri.

Ribka menekankan pentingnya pendidikan dan ketekunan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, kesempatan yang dimiliki para siswa saat ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya melalui proses belajar.

“Kamu harus jadi agent of change, kamu harus menjadi agen-agen yang bisa melakukan perubahan-perubahan. Hari ini nasib kita seperti ini, tapi besok kita tidak boleh seperti itu. Anda harus punya mimpi, Anda harus punya harapan, dan di sinilah tempat yang tepat,” katanya.

Ribka kemudian menceritakan perjuangannya menempuh pendidikan di Papua. Ia mengisahkan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan tinggal bersama orang tuanya, ia merantau untuk melanjutkan SMP dan SMA di Jayapura hingga menempuh pendidikan tinggi di kota tersebut.

Dalam proses penyusunan skripsi, Ribka mengaku pernah menghadapi berbagai keterbatasan. Meski hanya mengandalkan kopi untuk menemani penyusunan skripsi dan tinggal di kos dengan kondisi sederhana, ia tetap berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Saya waktu susun skripsi hanya minum kopi dan tidak punya makanan, tapi saya harus ketik terus skripsi saya, dan saya selesai dengan lulusan terbaik. Dan itu perjuangan saya harus mendaki gunung, harus pindah-pindah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ribka menyampaikan bahwa pengalaman lebih dari 30 tahun di birokrasi membuatnya semakin memahami pentingnya pendidikan dan kemauan untuk terus belajar. Meski telah menempuh pendidikan S1, S2, hingga S3 dan mendekati masa pensiun, Ribka masih memiliki keinginan untuk terus belajar.

Karena itu, ia mengajak para siswa SLH Gunung Moria memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan masa depan. Menurutnya, kehidupan perlu direncanakan agar seseorang terus berkembang dan tidak berjalan di tempat.

“Akhir dari cerita saya bahwa saya ingin hari ini kalian masuk 300 lebih, harus selesai juga 300 lebih, jangan sampai ada yang malas-malas, terus ada yang keluar kawin, lain-lain, harus [lulus] sesuai dengan cita-cita,” tegasnya.

Sementara itu, Founder Yayasan Pendidikan Harapan Papua Aileen Hambali Riady menceritakan perjuangannya dalam mengembangkan pendidikan di Tanah Papua, termasuk hingga ke wilayah pedalaman. Ia mengatakan, anak-anak yang ditemuinya memiliki cita-cita untuk menjalani kehidupan dengan melayani sesama.

Menurut Aileen, cita-cita tersebut tercermin dari keinginan anak-anak untuk menjadi dokter maupun guru yang dapat melayani masyarakat. Semangat pelayanan juga terlihat dari para guru yang bersedia mengajar di tengah berbagai tantangan, termasuk persoalan keamanan.

“Bahwa itu semata-mata hanya karena tuntunan, bimbingan, dan kemurahan Tuhan. Begitu banyak guru-guru yang masuk ke pedalaman. Lalu juga dengan tantangan-tantangan keamanan. Namun guru-guru yang keluar bersedia masuk lagi dengan semangat, sukacita, dan banyak sekali hal, yang saya percaya, itu kalau bukan Tuhan, tidak mungkin,” tandasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ribka juga menyalurkan bantuan berupa sejumlah laptop kepada SLH Gunung Moria untuk mendukung kegiatan pembelajaran para peserta didik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) Jonathan L. Parapak serta para peserta didik dan tenaga pendidik SLH Gunung Moria.

Puspen Kemendagri

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKabar Hangat: Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan
Next Article Kabar Hangat: Kemendagri Dukung Penguatan Pelindungan Ketenagakerjaan
penulis

Related Posts

12 Grup Muslimat NU Ikuti Seleksi Lomba Paduan Suara Piala PWNU DKI Jakarta Hj. Hizbiyah Rochim

21 Oktober 2026 11:06 am

Lomba Hadroh Hari Santri Nasional di Masjid Raya Hasyim Asy’ari di Buka Erwin Aksa anggota DPR RI

21 Oktober 2026 10:55 am

Semarak Hari Santri Nasional 2026, LAZISNU Gelar Donor Darah di Masjid Raya Hasyim Asy’ari

21 Oktober 2026 10:43 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Kabar Hangat: PT Astra International Tbk Kembangkan Wisata Budaya Osing di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi

11 Oktober 2026 6:04 am10 Views

Mobile Gender Gap Increased During Pandemic, New Data Shows

15 Maret 2020 7:52 pm4 Views

Dosen UKDW Siapkan Seri Buku Management Hamemayu Hayuning Bawana Padukan Kearifan Lokal Dengan Ilmu Management Modern

11 September 2026 12:23 pm3 Views
© 2026 SuaraYogya.id. Designed by SuaraYogya.id.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.